Rabu, 18 November 2009

MOUNTING DALAM LINUX

TUGAS SISTEM OPERASI
MOUNTING DALAM LINUX
OLEH:
NAMA : SUMARNI
NIM : 08.05.2939


1.MOUNTING DALAM LINUX
A.Mounting Hardisk
Memang Ubuntu menyediakan kemudahan untuk mounting media baca tulis seperti
hardisk misalnya, sayangnya untuk hardisk yang terpasang di Ubuntu seringkali
harus di mount dengan cara di klik, dan sistem meminta password user. Hal ini
tidak saja tidak praktis, namun juga menjengkelkan saat kita punya referensi file
ke hardisk tersebut yang tidak segera bisa diakses karena harus di mounting dahulu.
Namun permasalahan itu bisa dipecahkan dengan mudah, dari hasil pencarian di
google, maka dapat disimpulkan cara yang paling gampang sebagai berikut.

1. Mendapatkan informasi nama hardisk dan lokasinya, pada terminal ketik perintah:

sudo fdisk -l

2. Akan keluar seperti yang saya contohkan di dalam sistem saya:

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 6374 51199123+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda2 6375 30401 192996877+ f W95 Ext'd (LBA)
/dev/sda5 6375 25138 150721798+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda6 25139 30180 40499833+ 83 Linux
/dev/sda7 30181 30401 1775151 82 Linux swap / Solaris

Yang saya highlight adalah partisi yang hendak saya mounting secara otomatis,
jadi pastikan kamu memilih mounting yang diinginkan.

3. Langkah selanjutnya membuat mount point (folder), hal ini perlu karena linux
memperlakukan semua device (termasuk hardisk) sebagai folder.
Dalam hal ini saya membuat mount point dengan nama hardisk,
sebelumnya ubah direktori kerja ke /media, karena di situ letak semua mounting
point device, ketik perintah:

cd /media

lalu buat folder mounting point dengan nama hardisk:

sudo mkdir hardisk

4. Edit file fstab agar nantinya dikenali secara otomatis oleh sistem:

sudo gedit /etc/fstab

akan terbuka file fstab, jangan diubah apapun isi yang ada, kita hanya perlu
menambahkan satu baris di bagian paling bawah:

/dev/sda5 /media/hardisk ntfs-3g defaults,locale=en_US.UTF-8 0 0

Perhatikan bahwa saya memilih sda5 sebagai partisi yang akan dimounting secara
otomatis pada folder mounting point hardisk, kebetulan saya menggunakan format
NTFS, jika hardisk kamu format dengan EXT3 gunakan:

/dev/sda5 /media/hardisk ext3 defaults,errors=remount-ro,users,user_xattr,
user 0 0

untuk EXT4 ganti ext3 dengan ext4. Atau jika kamu memakai FAT32, gunakan:

/dev/sda5 /media/hardisk vfat umask=000 0 0

5. Langkah terakhir, agar tidak menanyakan pasword, pastikan bahwa mounting point
adalah milik user kamu, dengan perintah sebagai berikut:

sudo chown -R dhani:dhani /media/hardisk

dhani adalah username kamu di ubuntu.

Selesai dan coba restart komputer kamu, untuk membuktikan perubahannya.

B.Mopunting file iso
Untuk melakukan mounting file iso kita menggunakan command lofiadm.
1. tentukan letak file iso
# lofiadm -a /fileisokita.iso
/dev/lofi/1
/dev/lofi/1 adalah device name yang digenerate secara otomatis oleh command
lofiadm.
2. buat mount point direktori
# mkdir /mnt/cd
3. proses mounting
# mount -F hsfs /dev/lofi/1 /mnt/cd
4. setelah selesai menggunakan file iso-nya
# umount /mnt/cd
# lofiadm -d /dev/lofi/1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar